Timnas voli putri Indonesia mengawali perjuangannya di SEA V League 2024 dengan kekalahan dari Thailand. Thailand membuktikan statusnya sebagai ratu voli ASEAN bukan sematan abal abal. Hasil pertandingan voli putri SEA V League 2024 antara Indonesia vs Thailand berkesudahan dengan skor 0 3 (14 25, 20 25, 11 25) di Vinh Phuc Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Jumat (2/8/2024). Kemenangan ini membuat Thailand yang diperkuat mantan pemain Jakarta Popsivo Polwan, Guedpard Pornpun, duduk di posisi pertama klasemen SEA V League 2024. Thailand mengemas tiga poin, sedangkan Indonesia di urutan kedua dengan raihan nir angka.
Thailand menunjukkan kelasnya yang berbeda jauh dari Timnas voli putri Indonesia. Hal itu tercermin di set pertama di mana Thailand mampu unggul di kedudukan 5 16. Di sisi lain, permainan Timnas voli putri Indonesia asuhan Chamnan Dokmai tidak berjalan baik. Sejumlah eror dilakukan Megawati dkk, mulai dari passing, serve hingga spike, berulang kali gagal dilakukan secara klinis.
Indonesia harus berbenah di laga kedua menghadapi Vietnam, Sabtu (3/8/2024) pukul 19.00 WIB. Skor 1 2, Hasil Akhir Pertandingan Timnas Indonesia vs China dan Klasemen Terbaru Grup C Zona Asia Banjarmasinpost.co.id Poin pertama dihasilkan tim voli putri Thailand, setelah mementahkan spike dari Megawati Hangestri Pertiwi.
Tak ingin tertinggal jauh, Timnas voli putri Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 1 1 lewat block poin dari Arsela Nuari. Dua serve ace beruntun dihasilkan Thailand dan mengubah kedudukan menjadi 1 3. Keunggulan Thailand semakin jauh usai quick spike dari Myrasuci justru melebar. Tertinggal tiga angka membuat pelatih tim voli putri Indonesia, Chamnan Dokmai mengambil time out.
Megawati Hangestri meraih poin pertamanya setelah spike dari posisi 6 menghujam keras di area pertahanan lawan. Pimpichaya Kokram kembali memperlebar keunggulan menjadi 2 6 setelah flot spike nya gagal diantisipasi Yulis Indahyani. Arsela Nuari memperkecil ketertinggalan menjadi 4 6 setelah pipe attacknya gagal diantisipasi Catchu On Moksri.
Setter tim voli putri Thailand, Guedpard Pornpun juga tak ingin kalah saing dalam mencetak poin. Tip ball yang dilakukan mantan setter IBK Altos ini mengecoh tiga block dari Timnas voli putri Indonesia. Thailand unggul di interval pertama dengan margin tujuh poin di kedudukan 5 12. Sejauh ini pertahanan tim voli putri Indonesia masih kalang kabut menghadapi permainan cepat yang dirangkai Guepard Pornpun.
Chatchu on Moksri melepaskan smes dari posisi 4 yang tidak bisa diantisipasi libero Indonesia, Yulis Indahyani. Skor berubah menjadi 5 10. Kapten tim Indonesia, Wilda Nurfadhilah Sugandi juga benar benar terkunci di pertengahan set pertama. Variasi quick yang dirangkai Arnetta Putri untuk Wilda, dengan mudah digagalkan oleh Chatchu on Moksri.
Chamnan Dokmai kembali memaksa mengambil time out di kedudukan 6 16. Keunggulan 10 poin terus dipertahankan oleh Guedpard Pornpun dan kolega. Meski demikian, usaha pantang menyerah diperlihatkan Megawati Hangestri cs. Thailand memenangkan set pertama dengan keunggulan 25 14.
Masalah serupa kembali dialami Indonesia di set kedua. Yulis Indahyani dan kolega kesulitan dalam beberapa aspek, baik itu dari segi received maupun smes yang berulang kali gagal menyeberang. Masalah yang tak kunjung ditemukan solusinya oleh Chamnan Dokmai, dimanfaatkan oleh Thailand. Sempat saling balas satu poin di awal gim kedua, Thailand membuat gap enam angka di kedudukan 10 16.
Thailand mengambil time out pertama di set kedua setelah Megawati Hangestri menghasilkan dua poin beruntun melalui spike dari posisi 6. Skor 12 16. Gap poin keunggulan Thailand kembali menjadi menjadi 6 setelah Catchu on Moksri melepaskan spike bola tumpuk. Skor sementara 14 20. Thailand unggul 0 2 setelah menyudahi perlawanan Megawati cs di angka 25 20.
Timnas voli putri Indonesia harus tertunduk lesu di akhir laga setelah Thailand memenangkan set ketiga lewat kedudukan 11 25.
